Selasa, 29 Januari 2019

Dendrologi Bunga Majemuk


Bunga majemuk adalah sekelompok kuntum bunga yang terangkai pada satu ibu tangkai bunga atau pada suatu susunan tangkai-tangkai bunga yang lebih rumit. Rangkaian bunga semacam ini sangat bervariasi, baik pada pola-pola dan kerapatan tangkai bunganya, kelengkapan bagian-bagian pendukungnya, duduk bunga pada tangkai (filotaksi, phyllotaxy) dan lain-lain.
Berdasarkan pertumbuhan pucuknya, dikenal adanya ertumbuhan monopodial dan simpodial. Kedua macam pertumbuhan itu juga tecermin dalam pertumbuhan bunga:
·         Bunga majemuk tidak terbatas (indeterminate): pertumbuhan monopodial. Pucuk ibu tangkai bunga tumbuh terus, dan bunga-bunga mekar dari bawah ke atas.
·         Bunga majemuk terbatas (determinate): pertumbuhan simpodial. Bunga yang paling ujung mekar dahulu dan layu, kemudian di bawahnya, lewat samping, muncul tangkai bunga yang lebih muda dan mekar. Demikian seterusnya.

1.      Tandan (raceme)
yakni dengan bunga-bunga individual bertangkai tertancap di sepanjang ibu tangkai bunga yang tak bercabang.

Contoh
·         Kembang merak ( coesalpinia pulcherrima swart )

Description: Image result for bunga kembang merak





·         Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus)

Description: Image result for orthosiphon aristatus adalah

2.     Bulir (spike)
Yaitu tandan dengan bunga-bunga individual tak bertangkai (duduk).

 Contoh :
·         Bunga jorong ( Stachytaripheta jamaicensis vahl )

Description: Image result for bunga jarong ( stachytarpheta jamaicensis vahl )

·         Lada (Piper nigrum)

Description: Related image





3.     Bunga payung (umbel)
Yaitu tandan dengan ibu tangkai bunga yang pendek dan seberkas kuntum bunga yang tangkai-tangkainya muncul dari ketinggian yang sama.

Contoh :

·        Wortel (Daucus carota)

Description: Image result for daucus carota adalah

·         Bunga kangkung (Ipomoea aquatica)

Description: Berkas:N Ipoa D1600.JPG

4.      Untai (Catkin)
Yaitu bulir menggantung yang berisi bunga-bunga berkelamin tunggal

Contoh
·         Sirih (Piper betle)

Description: Image result for nama latin sirih


·         Lada (Piper nigrum)

Description: Related image

5.      Malai (Panicle)
Ibu tamgkainya mengadakan percabangan secara monopodial, demikian pula cabang-cabangnya, sehingga suatu malai dapat disamakan denga suatu tandan majemuk. Secara heseluruhan seringkali memperlihatkan bentuk sebagai kerucut atau limas.

Contoh
·         Mangga (Mangivera indica)

Description: Image result for mangifera indica flower

·         Rambutan (Nephelium lappaceum)

Description: Image result for nama latin bunga rambutan


6.      Bunga bongkol (head)
Suatu bunga majemuk yang menyerupai bunga cawan, tetapi tanpa daun-daun pembalut ,  dan ujung ibu tangkai biasanya membengkak, sehingga bunga majemuk seluruhnya berbentuk seperti bola.
Contoh :
·         Lamtoro ( Lencaena glouca benth )

Description: Image result for lamtoro ( leucaena glauca benth )

·         Sikejut   ( Mimosa pudica L )

Description: Image result for sikejut   ( Mimosa pudica L )

7.      Payung Tambahan (Cyme)
Tandan yang kuntum-kuntum bunganya digantikan oleh payung-payung tambahan (cyme) disebut thyrse atau thyrsus. Payung-payung tambahan sekunder ini bisa saja dari tipe-tipe yang mana saja dari bunga majemuk monochasia (satu sumbu) atau dichasia(dua sumbu yang tumbuh)

Contoh :




·         Bunga Sekrup (Helicoid cyme)

Description: Related image

·         Heliotropium amplexicaule

Description: Image result for heliotropium amplexicaule adalah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hi Good People,

LAPORAN PRAKTIKUM SILVIKULTUR JUDUL PEMUPUKAN

PENDAHULUAN Latar belakang Kesuburan tanah adalah potensi tanah untuk menyediakan unsur hara dalam jumlah yang cukup, dalam bentuk...