Jumat, 18 Januari 2019

Literatur Praktikum Silvika Judul Transpirasi


PENGUKURAN TRANSPIRASI
          Transpirasi adalah proses hilangnya air dalam bentuk uap air dari jaringan hidup tanaman yang terletak di atas permukaan tanah melewati stomata, lubang kutikula, dan lentisel. 80% air yang ditranspirasikan berjalan melewati lubang stomata, paling besar peranannya dalam transpirasi. Sebagian besar air yang diserap tanaman ditranspirasikan. Misal: tanaman jagung, dari 100% air yang diserap: 0,09% untuk menyusun tubuh, 0,01% untuk pereaksi, 98,9% untuk ditranspirasikan.
Perbedaan transpirasi dengan gutasi adalah:

Transpirasi
Gutasi
1. terjadi pada siang hari
1. pada malam hari
2. air yang hilang berbentuk  uap air
2. air yang keluar berbentuk cair
3. yang dilepaskan uap air murni
3. cairan mengandung solute, seperti gula dan garam
4. terjadi melewati stomata, lubang kutikula, dan lenti sel
4. melewati hidatoda
5. terkendali oleh bukaan stomata
5. tidak terkendali
6. menurunkan suhu permukaan tanaman
6. tidak menurunkan suhu permukaan

          Dampak negatif transpirasi adalah:
•       Transpirasi dapat membahayakan tanaman jika lengas tanah terbatas, penyerapan air tidak mampu mengimbangi laju transpirasi, Ψw sel turun, Ψp menurun, tanaman layu, layu permanent, mati, hasil tanaman menurun
•       Sering terjadi di daerah kering, perlu irigasi, meningkatkan lengas tanah, pada kisaran layu tetap – kapasitas lapangan.
Peranan transpirasi adalah:
•       Pengangkutan air ke daun dan difusi air antar sel
•       Penyerapan dan pengangkutan air, hara
•       Membuang kelebihan air
•       Pengaturan bukaan stomata
•       Mempertahankan suhu daun
Macam transpirasi adalah:
•       Stomater : 80-90% total transpirasi
•       Kutikuler: 20% total transpirasi
•       Lentikuler : 0,1% total transpirasi
Faktor yang mempengaruhi laju transpirasi adalah:

 Faktor lingkungan
 Faktor tanaman
1.    kelembaban udara
2.    suhu
3.    kecepatan angin
4.    cahaya
5.    tekanan udara
6.    ketersediaan air tanah
7.    debu
8.    stomata: jumlah per satuan luas, letak stomata (permukaan bawah atau atas daun, timbul/tenggelam), waktu bukaan stomata
9.    daun: berbulu/tidak, warna daun(kandungan klorofil daun), posisinya menghadap matahari secara langsung atau tidak
           
Antitranspiran:
•       Senyawa kimia yang diberikan ke pada tanaman dengan tujuan untuk menurunkan laju transpirasi
•       Mekanisme kerja: melalui penutupan lubang stomata oleh partikel tertentu maupun dengan mendorong berlangsungnya mekanisme fisiologis yang menyebabkan stomata menutup
•       Harganya sangat mahal dan belum ada yang efektif untuk menurunkan laju transpirasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hi Good People,

LAPORAN PRAKTIKUM SILVIKULTUR JUDUL PEMUPUKAN

PENDAHULUAN Latar belakang Kesuburan tanah adalah potensi tanah untuk menyediakan unsur hara dalam jumlah yang cukup, dalam bentuk...