PENGUKURAN TRANSPIRASI
Transpirasi adalah proses hilangnya
air dalam bentuk uap air dari jaringan hidup tanaman yang terletak di atas
permukaan tanah melewati stomata, lubang kutikula, dan lentisel. 80% air yang ditranspirasikan berjalan melewati lubang
stomata, paling besar peranannya dalam
transpirasi. Sebagian besar air yang diserap tanaman
ditranspirasikan. Misal: tanaman
jagung, dari 100% air yang diserap: 0,09% untuk menyusun tubuh, 0,01% untuk
pereaksi, 98,9% untuk ditranspirasikan.
Perbedaan transpirasi
dengan gutasi adalah:
|
Transpirasi
|
Gutasi
|
|
1. terjadi pada siang hari
|
1. pada malam hari
|
|
2. air yang hilang berbentuk uap air
|
2. air yang keluar berbentuk cair
|
|
3. yang dilepaskan uap air murni
|
3. cairan mengandung solute, seperti gula dan garam
|
|
4. terjadi melewati stomata, lubang kutikula, dan
lenti sel
|
4. melewati hidatoda
|
|
5. terkendali oleh bukaan stomata
|
5. tidak terkendali
|
|
6. menurunkan suhu permukaan tanaman
|
6. tidak menurunkan suhu permukaan
|
Dampak negatif transpirasi
adalah:
• Transpirasi
dapat membahayakan tanaman jika lengas tanah terbatas, penyerapan air tidak
mampu mengimbangi laju transpirasi, Ψw sel turun, Ψp menurun, tanaman layu, layu permanent, mati, hasil tanaman
menurun
• Sering terjadi
di daerah kering, perlu irigasi, meningkatkan lengas tanah, pada kisaran layu
tetap – kapasitas lapangan.
Peranan transpirasi adalah:
• Pengangkutan air
ke daun dan difusi air antar sel
• Penyerapan dan
pengangkutan air, hara
• Membuang
kelebihan air
• Pengaturan
bukaan stomata
• Mempertahankan
suhu daun
Macam transpirasi adalah:
• Stomater :
80-90% total transpirasi
• Kutikuler: 20%
total transpirasi
• Lentikuler :
0,1% total transpirasi
Faktor yang mempengaruhi laju transpirasi adalah:
|
Faktor
lingkungan
|
Faktor
tanaman
|
|
1.
kelembaban udara
2.
suhu
3.
kecepatan angin
4.
cahaya
5.
tekanan udara
6.
ketersediaan air tanah
7.
debu
|
8.
stomata: jumlah per satuan luas, letak stomata
(permukaan bawah atau atas daun, timbul/tenggelam), waktu bukaan stomata
9.
daun: berbulu/tidak, warna daun(kandungan klorofil
daun), posisinya menghadap matahari secara langsung atau tidak
|
Antitranspiran:
• Senyawa kimia
yang diberikan ke pada tanaman dengan tujuan untuk menurunkan laju transpirasi
• Mekanisme kerja:
melalui penutupan lubang stomata oleh partikel tertentu maupun dengan mendorong
berlangsungnya mekanisme fisiologis yang menyebabkan stomata menutup
• Harganya sangat
mahal dan belum ada yang efektif untuk menurunkan laju transpirasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Hi Good People,